Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Agustus 2011

Cara Membuat windows jadi Original/GENUINE



Kwak....Kwak... Sharing lagi ah di sini.Abis Suntuk banget si dirumah.udah sendirian,kangen banget lagi ama ujub yg masih berada di Honkong.hehe.Malah ngelantur ne aku na.Lets start aja dah.
Di artikel tulisan ku ini aku akan share bagai mana cara membuat windows xp dan 7 bajakan kita menjadi GENUIN..Langsung aja ea.pertama Untuk windows XP Kita unduh dolo program MGADiag Bisa di unduh disini.Nah setelah kita mendapatkan program nya,langsung aja kita jalankan, nanti akan tampil box seperti gambar di bawah :



Setelah itu kita langsung klik pada box bertulisakan : Continue.maka akan tampil beberapa pilihan.untuk windows yg belum GENUINE maka kita klik pada tombol Resolve seperti pada gambar (Punya we dah GENUINE Plend,makanya tombol Resolve ga nyala.Kwak...kwak):

Setelah kita klik tombol Resolve tadi kita tunggu sebentar sampai keluar Browser di PC kita secara otomatis.pada browser akan keluar alamat dari windows.tinggal kita menunggu proses aja sambil mengikuti perintah2 yg tertera disana.Setelah semua selesai maka GENUINE lah windows kita.kita bisa langsung mengecek nya dengan menggunakan program MGADiag tadi.diatas pasti tertulis dengan warna hijau GENUINE.taraaaaaaaaa.........Sama halnya juga tahapan atau cara pada Windows 7.Satuhal lagi,apabila windows kita udah GENUINE maka kita juga secara otomatis akan mendapatkan Software antivirus dari Windows juga,Dan ternyata antivirus nya lumaya juga loh hehe.
Sekian dulu untuk pembahasan windows GENUINE,dan semoga bermanfaat bagi sobat2 semua.

MGADiag for XP
WindowsActivationUpdate for Windows 7

Best Regard : Dejavu Nugroho
Selengkapnya...

Senin, 29 Agustus 2011

Tips mempercepat Windows 7 ke-2



Ada beberapa cara yg sudah kita bahas untuk mempercepat kinerja windows 7.di artikel awal adalah dimana kita bekerja pada registri windows kita,untuk artikel yg berikut mungkin juga sangat berguna untuk mengoptimalkan kinerja windows 7 kita.Adapun langkah2 nya adalah :

1. Hapus program atau software yang tidak pernah Anda gunakan

Komputer atau laptop baru seringkali sudah dilengkapi dengan berbagai program yang belum tentu bisa dipakai, seperti program-program versi trial atau versi terbatas yang sengaja diinstal kedalam komputer untuk Anda coba dan jika Anda suka, Anda bisa membelinya. Jika Anda tidak menyukainya, hapus saja software semacam ini. Karena software itu akan memakan resource Anda, baik di harddisk maupun memory.

Perhatikan juga aplikasi-aplikasi yang tidak pernah Anda pakai. Kita mungkin terbiasa membiarkan beberapa program yang pernah kita install di waktu yang lalu, tapi mungkin sudah tidak pernah menggunakannya lagi. Cari aplikasi semacam ini dan uninstall saja.

Periksa juga aplikasi antivirus, backup, pembaca CD, dan lain-lain. Aplikasi semacam ini biasanya dipanggil saat startup, tinggal di memory dan membuat komputer Anda terasa lambat. Jika Anda tidak membutuhkannya sebaiknya dihapus saja.

Masuk ke Control Panel -> Add or Remove Programs, uninstall program yang tidak Anda pakai.


2. Batasi program yang dipanggil saat booting / startup

Beberapa developer membuat program mereka dipanggil saat startup, supaya kita ingat untuk menggunakannya. Tapi seringkali program-program itu belum tentu berguna buat Anda. Lihat icon-icon di sebelah kanan bawah di samping jam, program aplikasi apa saja yang ada disana? Apakah Anda membutuhkannya? Jika tidak, cari settingnya supaya program tersebut tidak dipanggil saat startup.

Program yang umum dipanggil saat startup, antara lain:
- Messenger (YM, MSN, Skype)
- Antivirus
- Aplikasi touchpad (untuk laptop / notebook)
- Aplikasi terjadwal otomatis (update, backup, defrag, dll)

Cari setting di program-program itu supaya tidak dipanggil saat startup windows. Atau tekan ke: start -> ketik ‘msconfig’ di kolom search, klik tab ‘Startup’, hilangkan centang di program yang Anda ingin singkirkan dari Startup.

3. Defragment Harddisk

Jika kita sering meng-install atau menghapus program, atau memindahkan file / folder berukuran besar, maka harddisk akan meninggalkan sebagian kecil dari program dan ini bisa tersebar dimana-mana di dalam harddisk. Akibatnya ketika kita memanggil file atau program tertentu, harddisk bekerja extra untuk mencari file atau program yang diperlukan. Keadaan ini disebut dengan ‘fragmented’ atau fragmentasi.
Fragmentasi pada harddisk membuat komputer bekerja lebih keras, karena harddisk mencari data / file / program di lokasi yang terpencar-pencar. Solusinya, lakukan defragm secara berkala supaya harddisk Anda bekerja lebih efisien. Tekan Start -> ketik ‘Disk Defragmenter’ di kolom search.

4. Bersihkan harddisk

File-file yang tidak terpakai memenuhkan harddisk dan bisa membuat komputer / laptop Anda menjadi lambat. Buang file-file di recycle bin, temporary folder dan cache internet browser.

5. Hindari menjalankan banyak program dalam waktu yang bersamaan

Jika Anda tidak benar-benar perlu, jalankan sesedikit mungkin aplikasi secara bersamaan. Aplikasi yang berjalan bersama-sama (multitasking) tentu akan memakan resource lebih banyak.

6. Matikan efek-efek visual

Jika Windows 7 terasa lambat, Anda bisa mematikan beberapa efek visual. Anda mesti memilih tampilan yang bagus atau kecepatan. Jika komputer / notebook Anda dilengkapi dengan prosesor yang cepat dan memory yang besar, maka Anda tidak perlu melakukan hal ini. Tapi jika Anda tidak puas dengan performa komputer Anda, berikut ini cara mematikan efek visual:

- Buka Performance Information and Tools dengan cara, tekan Start – Control Panel, di search box (kotak pencarian) masukan Performance Information and Tools, dan pilih Performance Information and Tools dari hasil pencarian

- Pilih Adjust visual effects, klik tab Visual Effects, dan klik Adjust for best performance dan kemudian klik OK. Atau Anda bisa memilih Let Windows choose what’s best for my computer, supaya tampilannya tidak terlalu turun drastis.

7. Lakukan restart

Jika Anda jarang mematikan komputer / notebook Anda, lakukan Restart secara periodik. Beberapa orang lebih suka mematikan laptop melalui hibernate atau standby, supaya jika ingin menggunakannya lagi, laptop bisa dinyalakan lebih cepat. Tapi cara itu akan menumpuk data di memory, sehingga laptop makin lama, makin terasa lambat. Jika Anda termasuk golongan ini, lakukan Restart lebih sering.

8. Cek virus dan spyware

Virus dan spyware seringkali juga menyebabkan komputer terasa lambat, karena virus dan spyware biasanya dipanggil pada saat booting dan tinggal di memory. Bahkan beberapa virus sengaja memenuhi memory Anda dan memperlambat kerjanya.
Gunakan antivirus dan antispyware untuk men-scan komputer Anda.

9. Tambahkan memory & kecepatan prosesor Anda

Jika Anda merasa telah melakukan langkah-langkah 1 sampai 7 dan tetap merasa lambat. Anda perlu memeriksa spesifikasi laptop / komputer Anda. Apakah spesifikasinya sudah memenuhi spesikasi yang direkomendasikan oleh Microsoft? Jika ternyata spesifikasi Anda masih belum memenuhi, upgrade memory Anda atau upgrade komputer Anda dengan Prosesor yang lebih cepat.

10. Matikan Service yang tidak diperlukan

Banyak Service di Windows 7 yang tidak setiap hari kita perlukan. Services semacam ini sebaiknya di nonaktifkan. Me-nonaktifkan service yang tidak diperlukan dapat meningkatkan kecepatan booting system. Ada dua macam pilihan untuk menonaktifkan service, yang pertama adalah menonaktifkan total (disable), yang kedua adalah men-set-nya menjadi manual. Cara yang kedua ini lebih aman, karena Anda dapat mengaktifkannya sewaktu-waktu Anda perlu.

Services dibawah ini dapat di non-aktifkan (set menjadi manual):

- Application Experience
- Computer Browser (Jika Anda tidak bekerja dalam jaringan)
- Desktop Window Manager Session Manager (Jika Anda tidak menginginkan Efek Aero)
- Diagnostic Policy Service
- Distributed Link Tracking Client
- IP Helper
- Offline Files
- Portable Device Enumerator Service
- Print Spooler (Jika Anda tidak punya printer)
- Protected Storage
- Remote Registry (Non-aktifkan untuk meningkatkan keamanan)
- Secondary Logon
- Security Center
- Server (Jika Anda tidak menjalankan jaringan komputer)
- Tablet PC Input Service
- TCP/IP NetBIOS Helper
- Themes ( Jika Anda menggunakan Classic Theme)
- Windows Error Reporting Service
- Windows Media Center Service Launcher
- Windows Search (Jika Anda jarang menggunakan fasilitan Search)
- Windows Time (Jika Anda tidak ingin penunjuk waktu di komputer di update secara otomatis melalui internet)

Ikuti petunjuk dibawah ini untuk menon-aktifkan Service (set Service ke manual):

- Buka Control Panel -> klik Administrative Tools -> Services. Atau tekan Start, ketikkan service.msc di kolom search, tekan Enter.
- Jika ada pemberitahuan dari UAC, tekan Continue, dan jika diperlukan masukan password administrator
- Klik kanan pada Service yang ingin Anda ubah statusnya, klik Properties.
- Sekarang Anda bisa mengeset Service yang Anda inginkan menjadi Manual.
- Tekan OK, kemudian lakukan Reboot.

11. Sesuaikan jumlah Core Prosesor

Windows 7 hanya menggunakan satu macam Core untuk proses booting. Dengan mengubah jumlah Core yang digunakan, Anda dapat mengurangi waktu booting.

- Tekan Start dan masukan msconfig di kolom Run
- Klik tab Boot dan klik Advanced
- Cek jumlah Core prosesor Anda, dan masukan jumlahnya ( biasanya 2, 4 atau 8 )
- Klik OK dan Apply, kemudian Reboot

12. Mempercepat waktu Kill Processes

Shutdown Windows 7 lebih cepat dibandingkan Vista maupun XP, namun ini dapat ditingkatkan lagi dengan cara melakukan perubahan di Registry untuk mengurangi waktu tunggu yang diperlukan untuk melakukan Kill Processes

- Klik Start, ketik regedit dan tekan Enter
- Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control
- Di jendela kanan, klik kanan di WaitToKillServiceTimeOut dan klik Modify
- Defaultnya adalah 12000 (12 detik), tapi Anda dapat mengubahnya menjadi lebih cepat, masukan angka 2000-20000 (2-20 Detik)
- Klik OK dan Reboot

Best Regard : Dejavu Nugroho
Selengkapnya...

Tips Dan cara2 Mempercepat kinerja Windows 7



Ada beberapa cara dan tips dalam bagaimana menambah atao mempercepat kinerja windows 7 disini akan aku share beberapa triks2 nya dan semoga bermanfaa bagi sobat semua.

pertama Kita buka dolo program notepad...

terus pastein kode dibawah ini :

# Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Policies\Explorer]
"NoLowDiskSpaceChecks"=dword:00000001
"LinkResolveIgnoreLinkInfo"=dword:00000001
"NoResolveSearch"=dword:00000001
"NoResolveTrack"=dword:00000001
"NoInternetOpenWith"=dword:00000001

[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\Con textMenuHandlers\Copy To]
@="{C2FBB630-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"

[HKEY_CLASSES_ROOT\AllFilesystemObjects\shellex\Con textMenuHandlers\Move To]
@="{C2FBB631-2971-11D1-A18C-00C04FD75D13}"

[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]
"AutoEndTasks"="1"
"HungAppTimeout"="1000"
"MenuShowDelay"="8"
"WaitToKillAppTimeout"="2000"
"LowLevelHooksTimeout"="1000"


[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l]
"WaitToKillServiceTimeout"="1000"

[-HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer\RemoteComputer]

[HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell\runas]
@="Take Ownership"
"NoWorkingDirectory"=""

[HKEY_CLASSES_ROOT\*\shell\runas\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" && icacls \"%1\" /grant administrators:F"

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\runas]
@="Take Ownership"
"NoWorkingDirectory"=""

[HKEY_CLASSES_ROOT\Directory\shell\runas\command]
@="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" /r /d y && icacls \"%1\" /grant administrators:F /t"
"IsolatedCommand"="cmd.exe /c takeown /f \"%1\" /r /d y && icacls \"%1\" /grant administrators:F /t"


udah gitu loe save as dengan nama file : cepat.reg simpen aja di desktop
udah gitu double klik aja file cepat.reg

terus restart komputer na, dijamain OS windows 7 kamu akan lebih cepat....

Best Regard ; Dejavu Nugroho
Selengkapnya...

Kamis, 25 Agustus 2011

InclasTranslator


Tulis2 lagi ah......Ni wat sobat nimbuzzer yg demen wat edit2 nimbuzz we kasi app yg simple dan gampang yg gunanya untuk membuka tiap2 class pada aplikasi bombus atau nimbuzz java.mau coba?
ambil sini


Best Regard : Dejavu Nugroho Selengkapnya...

Rabu, 24 Agustus 2011

Best Serial Windows XP



Kwak...Kwak....Kwak...Nih bagi yg suka otak-atik instaler windows.hehe pasti sobat mua dah pada mengenal apa itu SERIAL NUMBBER atau bisa disebut Nomer Seri :-D.
Kita tau pada penginstalan PC terutama OS Windows serial numbber sangat dibutuhkan,jadi nih disini aku share beberapa serial numbber pada Windows.

Best Serial For win XP
1. V2C47 - MK7JD - 3R89F - D2KXW - VPK3J
2. H689T - BFM2F - R6GF8 - 9WPYM - B6378
3. WCBG6 - 48773 - B4BYX - 73KJP - KM3K3

Windows xp professional oem 2600.xpsp_sp2_rtm
TG9QW-Q93XB-863WY-2KJ3X-F9HYG

Windows Vista Ultimate 100% work
DFSHT-TY83J-99KKS-FJHR3-RG971

Microsoft - Windows Vista Ultimate
6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC
R8G6T-YBCXF-R29PG-9VFY3-FR9JB
YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8
368Y7-49YMQ-VRCTY-3V3RH-WRMG7
2QBP3-289MF-9364X-37XGX-24W6P

Windows XP Pro:
3QM4M-868CW-WB6RQ-K6HP3-7C79J
HRXTR-FKTCV-X8QCH-D7PTH-KYYPB
M2GW6-HY6BX-3GFJR-3J27B-WFG7G
WX367-2TFGP-2G8TF-CTBDW-R99X2
HRXTR-FKTCV-X8QCH-D7PTH-KYYPB
3QM4M-868CW-WB6RQ-K6HP3-7C79J
8MFJK-WH8FJ-2VWVB-XKDCQ-3JM7W
8V782-7YVMD-MW4P2-W63WT-V28JD
D6DV7-68J8R-2647H-2VHFK-YV2HT
T8T2H-7YGYF-PYFGM-XPXPT-XH3KG
64DD4-2H3R7-TMXF7-7BRB8-GRWVB
RDWM2-B4WCK-G2B7W-7GDM2-BTY4X

Windows XP Home Edition:
FHH8P-JYFX4-693YB-YCKVK-D36RJ
4C4DQ-323QV-XBWTX-CX8YQ-3KJKM
BQJG2-2MJT7-H7F6K-XW98B-4HQRQ
VRWXX-QM4XW-J6R3P-8FK3W-V64FT
PW6PT-TCGBR-HKTCT-GKKY6-QGK86
XMCM6-DKYCQ-2BHQH-4PCHR-TBJCR
JT42G-DDBCX-WTDMB-8WCT2-JGGH8
VTYH4-P88R2-MW38B-Q62KT-48F7Y
MT8JF-T82RK-R6C82-3YGHH-224PP
XYRYX-XCG6K-W7PK8-2CTQQ-86DWR

Windows 98 SE:
R7KBF-TRQDX-XFRR4-GJ4GC-4H7YQ
J3QQ4-H7H2V-2HCH4-M3HK8-6M8VW
WMTVY-QVD98-GBB6G-Y9RWV-TY28Y

Windows 98:
WJXC4-BK4Y4-G4QJ8-F82FH-KHYTB
D8B33-37942-FJHGR-WBKJ9-DFQT6
B9Y34-DTDG9-97Y89-FVTKC-JKQFG

Windows ME:
QWVG4-4QY84-2XKFX-7DMQ6-RB6QQ
FR286-CY66W-XJ8DG-VRCJY-2G4XD
B6BYC-6T7C3-4PXRW-2XKWB-GYV33
GRD3D-R3JF3-Y4J6D-X3QDK-T62XM

Windows 2000 Professional:
GYQ8K-H399V-QBJDT-R9VWP-BYX9M
RBDC9 VTRC8 J79JY 7J972 PRVMG
dmdjx-wkwdj-x8dm9-p3y9r-mqwfy
DDTPV-TXMX7-BBGJ9-WGY8K-B9GHM
KM87H-X7QCV-DBV46-3J4HY-DKW46
HB9CF-JTKJF-722HV-VPBRF-9VKVM
GTH3Q-2MKP3-DPK7B-X4PB7-6X99J

Windows 7 Beta 32-bit
4HJRK-X6Q28-HWRFY-WDYHJ-K8HDH

Windows 7 Beta 64-bit
JYDV8-H8VXG-74RPT-6BJPB-X42V4



Windows 95 : CD-Key s/n: 875-7215850 or CD-Key s/n: 100-1208613 or CD-Key s/n: 757-2573155

Windows 95 (build 490) : 100-1208613

Windows 95 Advisor v1.0 for Win95 : s/n: 002-473 or s/n: 002-794 or s/n: 030-734 or s/n: 086-215

Windows 95 CD-ROM Plus : CD-Key s/n: 040-0073635 or CD-Key s/n: 040-0081471 or CD-Key s/n: 040-0081586

Windows 95 Final NL : 12095-OEM-0004226-12233
Windows 95 Full Version : 15795-OEM-0001

Windows 95 OEM Version : CD-Key: 12095-OEM-0004226-12233
or 15795-OEM-0001355-07757
or 16595-OEM-0001695-96524

Windows 95 OSR 2.5 : CD Key: 24796-OEM-0014736-66386

Windows 95 OSR 2.5 Addon : CD Key: 24796-OEM-0014736-66386

Windows 95 plus pak : 28876-062-0805825003490

Windows 95 v4.00.950 : 24264-425-4287696-06468

Windows 95 v4.00.950 R2 : 875-7215850

Windows 95 v4.00.950 R3/R6 : 975-4769754

Windows 98 Build 1708 : CD-Key: BBH2G-D2VK9-QD4M9-F63XB-43C33

Windows 98 : HGBRM-RBK3V-M9FXV-YCXDK-V38J4
Windows 98 Upgrade : BMFGB-92WFM-GFDXD-FQGW6-WT47P
Windows 98 OEM : FT9CH-XVXW7-7BFCM-RPR49-VDHYD
Windows 98 Retail : F73WT-WHD3J-CD4VR-2GWKD-T38YD
Windows 98 SE : HF928-QG627-23QDB-PY4YF-B8GMG
Windows 98 SE OEM : FT9CH-XVXW7-7BFCM-RPR49-VDHYD

Windows 2000 Professional : HRTHC-WWDF2-JQHRY-XK8X3-DTDW6
Windows 2000 Pro : TQ4CV-XPJR3-KPG3Q-HGH74-BMYWT
Windows 2000 Server : H6TWQ-TQQM8-HXJYG-D69F7-R84VM
Windows 2000 Server : MQRJT-48J9R-36JXB-HJFCJ-TQXDQ
Windows 2000 Adv Server : KRJQ8-RQ822-YRMXF-6TTXC-HD2VM
Windows 2000 Advanced Server : JJRJJ-6Q7FV-D4W8V-MKT2Y-G499Q

Windows 2003 : K4RBR-F3K42-M9RXG-48TPR-H6BPB
Windows 2003 Server : JB88F-WT2Q3-DPXTT-Y8GH8-7YYQY
Windows 2003 Web Server : 42X8-7MWXD-M4B76-MKYP7-CW9FD

Windows ME:RBDC9-VTRC8-D7972-J97JY-PRVMG
Windows Me Professional:975-4769754

Windows NT 4.0:s/n: 227-075-455 cd key : 419-0201344
Windows NT 4 Workstation OEM:34997-OEM-0028594-50108
WINDOWS NT 4.0 SERVER 4.0:419-0104153
Windows NT Workstation 4.0:s/n: 807-2414712 or
OEMs/n: 28997-OEM-0025957-49297 or s/n: 425-1921701

Windows XP Home: BJXGH-4TG7P-F9PRP-K6FJD-JQMPM
Windows XP Home SP2: J76RR-MY44M-VTJ9T-6PMWX-FH88T
Windows XP Professional: FCKGW-RHQQ2-YXRKT-8TG6W-2B7Q8
Windows XP Professional SP2: P7WDR-H2CHK-X8V26-7TQTV-DRM4D
Windows XP Corporate:TGRH7-K6QR3-RT6J4-V36FP-869HT
Windows XP 64-Bit: b2rbk-7kpt9-4jpgx-qqfwm-pjdgg
Windows XP Home OEM for Dell PC: FP2TC-MJ2CP-32J8T-FP3BY-RW6K6

Windows XP Media Center 2005: C4BH3-P4J7W-9MT6X-PGKC8-J4JTM

Windows XP Media Centre Edition 2005 QKRX4-WP7HT-YQMBW-GTDQD-7MY42

Windows XP Media Centre Edition 2005: JJKB2-W3444-G8Q49-MH8R9-MD7PQ

Windows XP Media Centre Edition 2005:
JJKB2-W3444-G8Q49-MH8R9-MD7PQ
C82GJ-YH627-72GBT-R7XV7-M7Y4B
C4BH3-P4J7W-9MT6X-PGKC8-J4JTM
RD6W4-369DT-DMHQH-4RVKW-WY6PG
KCQ9Q-FTBM4-6HTWV-M7DKM-T4BFB
QKRX4-WP7HT-YQMBW-GTDQD-7MY42
C4BH3-P4J7W-9MT6X-PGKC8-J4JTM

Windows LongHorn Professional : PTWG-M9PGK-2HT2J-JT9R9-6V8WM


WINDOWS VISTA NEW KEYS :
39935-FEA-8434699-41764
34541-VPA-4524362-34887
11537-BVX-4899342-16177
57794-PCQ-7693684-15339
17886-TPK-7595613-78928
16514-NYY-7756842-96123
58719-XGY-3927924-14286
51434-HZC-8358458-91618
34737-OGD-3733654-36986
68352-ZOU-1148288-74989

Windows Vista Ultimate Rtm Build 6.0.6000.16384 :
GLAD2-SEEUH-AVEAS-ENSEO-FHUMR
YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8

Windows XP64
M4676-2VW7F-6BCVH-9QPBF-QBRBM

WINDOWS XP PRO SP2
QW4HD-DQCRG-HM64M-6GJRK-8K3T

Windows XP CDkey
BKQW7-3JYTB-D26TX-DHPDM-3MTKG

Windows Vista Ultimate 6,6000
6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC
2QBP3-289MF-9364X-37XGX-24W6P
6P8XK-GDDTB-X9PJQ-PYF36-G8WGV

Microsoft window vista ultimate 6.0 (build 6000)
Name: Your name
S/N: 89580-014-0000025-71487

Microsoft Windows Vista Ultimate
YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8
VMCB9-FDRV6-6CDQM-RV23K-RP8F7
GLAD2-SEEUH-AVEAS-ENSEO-FHUMR
VMCB9-FDRV6-6CDQM-RV23K-RP8F7
R8G6T-YBCXF-R29PG-9VFY3-FR9JB
6F2D7-2PCG6-YQQTB-FWK9V-932CC
2QBP3-289MF-9364X-37XGX-24W6P

Microsoft Windows Vista Ultimate Final
YFKBB-PQJJV-G996G-VWGXY-2V3X8
PVYFQ-2JTBV-PKXQ2-FQHDY-MTBVH

Microsoft Windows Vista Ultimate Final (activation)
FBK3P-9HCG-YJGBB-CRVGV-X32M9

Windows 7 Beta 32 Bit:
6JKV2-QPB8H-RQ893-FW7TM-PBJ73

windows 7.000 beta1
JYDV8-H8VXG-74RPT-6BJPB-X42V4
J7PYM-6X6FJ-QRKYT-TW4KF-BY7H9
D67PP-QBKVV-6FWDJ-4K2XB-D4684
HQDKC-F3P6D-C9YYM-HRB89-QDBB7

Ok cukup dah,semoga bermanfaat buat anda semuanya serial tersebut diatas
Terimakasih and salam

Best Regard : Dejavu Nugroho

Selengkapnya...

WinSCP.432

Nih bagi para pecinta VPS.mungkin kalian pada bingung gimana cara untuk mengapload atau me manage VPS kalian.hehe alias Kwak aja dweh kalo javu :-D.nih disini we share APP winscp,yaitu sebuah aplikasi yg memudahkan kita untuk me manage file2 di VPS kita.lagi2 we ketawa nih Kwak :-D.Ni postingan teruntuk temen2 we yg doyan sewa VPS cuman wat ngeplood di nimbuzz.padahal sebenarnya banyak kegunaan dari app ini maupun VPS.Ga sah banyak ina inu dah.....nih bisa unduh app na disini Best Regard : Dejavu Nugroho Selengkapnya...

Minggu, 21 Agustus 2011

WorldUnlock_v44



Ini adalah salah satu aplikasi yg mungkin akan kita butuh kan,mengingat banyak sekali pengguna HP.kadang kita terpuruk dalam soal mereset lock HP kita.Disini kita bisa ambil salah satu aplikasi Unlock yaitu : WorldUnlock_v44_Setup.exe.untuk mengunduh silakan klik disini

Best Regard : Dejavu Nugroho Selengkapnya...

PasFoto Instan



Sebuah aplikasi yg sangan simple lagi disini tersedia.ini aplikasi untuk mengedit poto atau gambar kita.simple dan sangat mudah untuk digunakan.bagi sobat yg hobi mengkoleksi dan mengedit photo monggo silakan aja ambil disini aplikasi nya : Kaskus PasFoto Instan

Best Regard : Dejavu Nugroho Selengkapnya...

AAA Logo



Keinginan kita untuk berkreasi kadang terbentur pada kebingungan kita untuk memakai aplikasi apa.maka dari itu disini saya share sebuah aplikasi portable untuk membuat logo atau design.aplikasi ini sangatlah mudah digunakan dan sangat efektif dalam pengoperasian nya.Buat sobat2 yang ingin berkreasi silakan menciba aplikasi ini.
Sedot disini : AAAlogo

Best Regard : Dejavu Nugroho Selengkapnya...

Program TestDisk


Ada sebuah program ato App yg sanganat bagus yaitu testDisk.ini berguna untuk mengambil atau mengembalikan file2 kita yg hilang pada alat penyimpanan kita.dan langkah2 nya pun gampang.ga usah banyak kata nih langsung sedot aja : TestDisk
Semoga bermanfaat.

Best Regard : Dejavu Nugroho Selengkapnya...

Jumat, 19 Agustus 2011

Windows XP Fast [Compatibility Mode]


Clear Swap File pada XP
Untuk mengclearkan swap file pada saat Windows XP Shutdown, ubahlah beberapa entri pada sistem registri. Gunakan regedit untuk menuju pada HKLM\System\CurrentControlSet\Control\SessionManager\Memory management. Kemudian tambahkan atau set nilai DWORD ClearPageFileAtShutdown pada posisi 1. Hal ini juga bisa mengantisipasi pencurian data dari seorang hacker yang memanfaatkan file swap tersebut.

Percepat Starting UP Windows XP
Bila Anda rasa menu Start pada Windows XP berjalan lambat, maka ada triks di bawah ini yang akan membuat menu Windows XP bisa lebih kencang untuk itu Anda harus melakukan sedikit modifikasi pada sistem registrynya.
1. Klik Start-Run
2. Ketik Regedit dan click OK
3. Bukalah pada key HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop folder.
4. Scroll Down pada panel sisi kanan, dan klik dua kali pada file MenuShowDelay.
5. Di dalam box Value Data, ubahlah nilai default yang tadinya 400 menjadi 1.
6. Click OK

Mendisable Sound Card Onboard
Ada sebagian PC yang menggabungkan sound cardnya langsung dengan motherboard (onboard). Bila Anda melihat di bagian belakang, bila speaker dan microphone tersebut menyatu pada satu port termasuk juga dengan konektor keyboard, mouse dan serial port, itu berarti Anda memiliki sound card yang sudah onboard.
Hal ini tidak seperti sound card yang memanfaatkan slot ekpansi, dimana Anda bisa sesuaka hati mengganti atau mengupgrade sound card tersebut sesuai dengan keinginan Anda.
Hal ini tidak begitu mudah dilakukan pada PC yang menggunakan sound onboard. Untuk mengupgrade sound card onboard tersebut, Anda bisa mengangkat chip sound tersebut, tetapi hal ini sangat riskan sekali untuk dilakukan, karena bila Anda tidak mahir, bisa-bisa komponen disebelahnya menjadi rusak oleh solder Anda. Cara yang Ada sebagian PC yang menggabungkan sound cardnya langsung dengan motherboard (onboard). Bila Anda melihat di bagian belakang, bila speaker dan microphone tersebut menyatu pada satu port termasuk juga dengan konektor keyboard, mouse dan serial port, itu berarti Anda memiliki sound card yang sudah onboard.
Hal ini tidak seperti sound card yang memanfaatkan slot ekpansi, dimana Anda bisa sesuaka hati mengganti atau mengupgrade sound card tersebut sesuai dengan keinginan Anda.
Hal ini tidak begitu mudah dilakukan pada PC yang menggunakan sound onboard. Untuk mengupgrade sound card onboard tersebut, Anda bisa mengangkat chip sound tersebut, tetapi hal ini sangat riskan sekali untuk dilakukan, karena bila Anda tidak mahir, bisa-bisa komponen disebelahnya menjadi rusak oleh solder Anda. Cara yang mudah adalah mensetup CMOS pada saat komputer melakukan booting. C arilah bagian yang terpasang secara onboard, misalnya audio atau vga-nya, pastikan setting dalam BIOS tersebut fasilitas onboard telah tidak aktif. Atau Anda bisa memindah jumper pada motherboard sesuai dengan manual motherboard tersebut.

Best regard : Dejavu Nugroho
Selengkapnya...

Sabtu, 06 Agustus 2011

Cara masuk ke DOS pada Windows XP Yang serba dikunci

Cara masuk ke DOS pada Windows XP yang serba dikunci
Banyak warnet yang membatasi akses gerak kita di Windows seperti fasilitas DOS, Windows Explorer, setting dan sebagainya dalam keadaan tidak dapat kita sentuh, huh, emang nyebelin kalo kita bener-bener perlu akses ini :) Yogya Family Code punya jawaban :)
Cara masuk di DOS pada Windows XP yang serba di lock fasilitasnya :
1. Pada icon dalam dektop atau start menu di klik kanan, lalu pilih properties
2. Di properties pilihlah "find target..."
3. Muncul Window lalu pilih search diatas
4. Pada Search pilihlah "All Files and folders"
5. Lalu cari file "cmd.exe" di windows
6. Jika di temukan maka jalankan file cmd.exe.
7. Dengan menjalankan file cmd.exe maka anda telah masuk ke dos :)
Jika ternyata penguncian benar-benar total maka anda dapat mengubah registry windows melalui pembuatan file *.reg dengan notepad / word pad, kemudian anda jalankan file *.reg tersebut, cara untuk membuatnya ada dihalaman ini juga.
Tujuan dari tutorial ini agar kita dapat lebih banyak bergerak leluasa diwarnet-warnet yang keamanannya terlalu dilindungi sehingga membuat kita tidak bisa berbuat banyak di komputer tersebut.
Selengkapnya...

Kamis, 04 Agustus 2011

Cara Format Hardrive dan intal/reinstal Windows

Disini kami tulisakan bagaimana cara kita menformat hardrive dan penginstalan Windows.
Jadi Anda ingin mulai dari awal, hanya karena Anda seperti perasaan merek baru dari pc baru diformat ulang? Atau memiliki spyware dan virus membuat pc tidak dapat digunakan hampir? Lalu tutorial berikut akan membantu Anda memformat hard drive anda dan install ulang windows. Saya pribadi memformat HDD saya dan menginstal ulang jendela setidaknya sekali setiap 3 bulan. Harap dicatat, saya tidak bertanggung jawab atas segala kerusakan walaupun saya tidak melihat bagaimana Anda mungkin dapat merusak apapun saat memformat. Ikuti langkah-langkah tepat dan Anda harus halus.
Langkah 1: Pastikan Anda memiliki Windows XP disk. Saya pribadi menghapus segala sesuatu yang saya tidak perlu, dan uninstall semua program yang saya tidak menggunakan. Saya kemudian membuat daftar semua program saya masih memiliki diinstal dan mendownload semua installer yang akan saya butuhkan. Juga men-download Spybot Search and Destroy dan Ad-Aware tetapi tidak menginstal mereka. Saya kemudian cadangan semua data penting saya dan semua installer ke portable hard drive - jika Anda tidak memiliki satu Anda dapat membangun satu (lihat DISINI bagaimana membangun hard drive Anda eksternal murah) atau Anda dapat menggunakan DVD atau CD. Pastikan Anda memiliki segalanya didukung dan kemudian melepas hard drive portabel.
Langkah 2: Masukkan disk jendela ke dalam drive CD Master (jika Anda memiliki lebih dari satu) dan mematikan komputer. Pastikan Anda terputus dari jaringan. Anda akan perlu memiliki drive cd yang dipilih sebagai perangkat boot pertama Anda. Jika belum dipilih, Anda akan perlu pergi ke bios Anda dan mengatur prioritas boot ke cd / hdd, kemudian dengan cd Windows Anda di drive cd Anda, menyimpan dan keluar bios.

Langkah 3: Hidupkan komputer Anda. Sebuah layar akan muncul mengatakan "Tekan sembarang tombol untuk boot dari disk". Tekan tombol apa saja (di mana adalah "Setiap" kunci hilang?!). Sekarang menunggu sekitar 10seconds untuk utilitas setup untuk dimuat. Ketika ditanya apakah Anda ingin mengatur atau memperbaiki, tekan Enter untuk mengatur Windows. Baca perjanjian lisensi dan tekan F8 jika Anda setuju. Jika program setup mendeteksi instalasi yang sudah ada Windows dan menanyakan apakah Anda ingin memperbaikinya, menekan Esc untuk melewatkan perbaikan. Program setup akan meminta Anda di mana untuk menginstal Windows. Sorot "C: Partition1" partisi yang ada dan tekan D untuk menghapusnya. Hit L untuk konfirmasi. Selanjutnya, tekan Enter untuk menginstal Windows pada "Ruang unpartitioned". Format ruang sebagai NTFS - Anda akan mendapatkan pilihan untuk memilih format penuh atau quik. Pengalaman saya adalah bahwa format cepat untuk disk yang sebelumnya telah diformat. Jika disk belum diformat, maka Anda akan harus menggunakan pilihan format standar. Biasanya Anda akan mendapatkan pesan popup "disk ini tidak bisa cepat diformat" atau sesuatu sepanjang garis itu. Kemudian lanjutkan instalasi. Harap diperhatikan: Selama proses instalasi, komputer Anda akan reboot. Anda kemudian akan melihat pesan untuk tekan sembarang tombol untuk boot dari cd. Jangan tekan tombol apa saja untuk kedua kalinya, jika tidak instalasi akan mulai dari scatch lagi. Lengkapi beberapa layar berikutnya pada proses setup dan pastikan Anda tidak meninggalkan kosong password administrator. Setelah mengikuti langkah-langkah, pengaturan harus lengkap.
Langkah 4: Pertama Anda harus menginstal perangkat lunak antivirus, Spybot S & D dan Ad-Aware. Juga mengaktifkan firewall jendela dengan pergi ke Start> Control Panel> Network dan Internet Connections Network Connections> (ikon di kanan bawah)> Klik kanan Local Area Connection> Properties> tab Advanced> Centang kotak di samping "Lindungi saya komputer dan jaringan OK ...">. Setelah ini telah dilakukan, instal semua update dari situs Microsoft (termasuk windows XP service Pack 2). Lalu menginstal semua driver dari motherboard Anda utilitas CD. Sekarang saatnya untuk menginstal program Anda.
Langkah 5: Nikmati rasa baru dari PC Anda diformat 
Harap tutorial ini akan membantu beberapa orang.
Silahkan mengajukan pertanyaan.


Salam : Dejavu-nugroho Selengkapnya...

Windows Registri

Windows Registry
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Registry Windows)
Langsung ke: navigasi, cari
Registry, dalam platform sistem operasi Microsoft Windows 32-bit, merupakan sebuah basis data yang disusun secara hierarkis yang mengandung informasi mengenai konfigurasi sebuah sistem, mulai dari konfigurasi perangkat keras, perangkat lunak, asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya hingga preferensi pengguna. Registry merupakan pengganti berkas-berkas konfigurasi *.INI yang digunakan dalam sistem Windows 16-bit (Windows 3.x dan Windows for Workgroups). Registry, pertama kali diperkenalkan di dalam sistem Windows 16-bit sebagai penampung informasi mengenai pemetaan/asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya, dan kemudian dikembangkan menjadi basis data dengan cakupan yang luas pada sistem-sistem operasi keluarga Windows NT. Registry juga kemudian digunakan pada sistem operasi kelas rumahan: Windows 95, Windows 98 dan Windows ME, tapi memang implementasi yang cukup bagus dari registry terdapat di dalam keluarga sistem operasi Windows NT.
Daftar isi
[sembunyikan]
     1 Selayang pandang
o    1.1 Registry dalam Windows 16-bit
o    1.2 Registry dalam Windows 9x
o    1.3 Registry dalam Windows NT
     2 Berkas fisik registry
o    2.1 Windows NT, 2000, XP, dan Server 2003
o    2.2 Windows 95, 98, dan Me
o    2.3 Windows 3.x
     3 Struktur registry
o    3.1 Daftar anak pohon Registry
    3.1.1 HKEY_LOCAL_MACHINE
    3.1.2 HKEY_CURRENT_USER
    3.1.3 HKEY_USERS
    3.1.4 HKEY_CURRENT_CONFIG
    3.1.5 HKEY_CLASSES_ROOT
    3.1.6 HKEY_DYN_DATA
o    3.2 Jenis data dalam registry
     4 Menyunting registry
o    4.1 Editor registry bawaan Windows
o    4.2 Penyuntingan dengan menggunakan command-line
o    4.3 Penyuntingan dengan menggunakan skrip/bahasa pemrograman
o    4.4 Bahaya dari menyunting registry
     5 Policy file (berkas kebijakan)
o    5.1 Editor policy file
     6 Keuntungan dari konsep Registry

[sunting] Selayang pandang
[sunting] Registry dalam Windows 16-bit
Registry dalam sistem Windows 16-bit (dimulai pada Windows 3.x) berguna hanya untuk menyimpan asosiasi ekstensi berkas dengan aplikasinya, serta asosiasi objek OLE di dalam dokumen dengan aplikasinya. Implementasi ini masih terbilang sederhana, karena jika dibandingkan dengan registry dalam Windows NT dan Windows 9x, asosiasi ekstensi berkas dan objek OLE hanya memakan satu anak pohon (subtree) saja, yakni di dalam HKEY_CLASSES_ROOT.
[sunting] Registry dalam Windows 9x
Dalam sistem operasi Windows 95, Windows 98, dan Windows Millennium Edition, struktur registry secara logis sama dengan struktur registry dalam Windows NT, tapi tidak kompatibel secara fisik. Dalam sistem operasi ini terdapat sebuah anak pohon tambahan, yakni HKEY_DYN_DATA yang dibuat secara dinamis dan digunakan untuk mengukur performa serta melakukan konfigurasi perangkat keras Plug and Play. Windows 9x menyimpan registry di dalam dua buah berkas, yakni %WINDIR%\system.dat dan %WINDIR%\user.dat. System.dat mengandung informasi mengenai sebuah komputer tertentu, sementara user.dat mengandung informasi mengenai sebuah profil milik pengguna. Ketika booting, Windows 9x akan memuat registry ke dalam ruangan kernel di dalam memori fisik.
[sunting] Registry dalam Windows NT
Registry dalam Windows NT, Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003 terbagi secara logis ke dalam lima buah anak pohon (subtree), yang setiap pohon tersebut mengandung kumpulan kunci (key) dan anak kunci (subkey) yang disusun secara hierarkis. Susunan ini sama dengan susunan direktori dalam sistem berkas. Sementara itu, secara fisik, registry terdiri atas beberapa berkas yang disebut sebagai hive dan berkas catatan transaksi (transaction log) untuk setiap hive-hive tersebut yang disimpan di dalam direktori %systemroot%\system32\config.
[sunting] Berkas fisik registry
Registry Windows disimpan dalam beberapa berkas, tergantung sistem operasi Windows yang digunakan. Nama berkas-nya pun kadang-kadang berbeda-beda antar versi sistem operasi, tapi semua berkas tersebut disimpan di dalam mesin lokal, kecuali NTuser.dat yang dapat diletakkan di dalam komputer lainnya untuk mengizinkan fungsi roaming profile dan group policy dalam Windows NT, yang umumnya disimpan di dalam server dalam jaringan lokal.
[sunting] Windows NT, 2000, XP, dan Server 2003
Berkas-berkas berikut merupakan berkas registry untuk sistem operasi Windows NT, Windows 2000, Windows XP dan Windows Server 2003:
     %systemroot%\system32\config\Sam – HKEY_LOCAL_MACHINE\SAM
     %systemroot%\system32\config\Security – HKEY_LOCAL_MACHINE\SECURITY
     %systemroot%\system32\config\Software – HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE
     %systemroot%\system32\config\System – HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM
     %systemroot%\system32\config\Default – HKEY_USERS\.DEFAULT
     %systemroot%\system32\config\Userdiff
     %UserProfile%\Ntuser.dat – HKEY_USERS\<SID> (HKEY_CURRENT_USER)
     %UserProfile%\Local Settings\Application Data\Microsoft\Windows\Usrclass.dat – HKEY_USERS\<SID>_Classes (HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes)
[sunting] Windows 95, 98, dan Me
Berkas-berkas berikut merupakan berkas registry untuk sistem operasi Windows 95, Windows 98 dan Windows Millennium Edition.
     C:\WINDOWS\User.dat
     C:\WINDOWS\System.dat
     C:\WINDOWS\Classes.dat (khusus Windows ME)
[sunting] Windows 3.x
Dalam Windows 3.x, registry hanya disimpan di dalam sebuah berkas, yakni C:\WINDOWS\Reg.dat saja.
[sunting] Struktur registry
Struktur registry agak mirip dengan struktur direktori dalam sistem berkas. Selain itu, registry juga dapat diakses dengan menggunakan sintaksis yang sama dengan cara mengakses berkas, dengan menggunakan karakter garis miring terbalik (backslash) untuk menandakan tingkatan hierarkis. Susunannya adalah seperti <subtree>\<key>\<subkey...>. Sebagai contoh, My Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows, yang merujuk kepada sebuah subkey yang memiliki nama "Windows" yang terdapat di dalam subkey Microsoft, yang terdapat di dalam key dengan nama Software, yang terdapat di dalam subtree HKEY_LOCAL_MACHINE.
Setiap key dan subkey tersebut dapat memiliki nilai yang dapat ditentukan atau nilai default, yang disebut sebagai Value. Akan tetapi, cara mengakses value tidaklah sama dengan cara mengakses berkas dalam sistem berkas, mengingat nama value dapat mengandung karakter backslash yang dapat menjadi ambigu ketika menggunakan cara baca seperti halnya mengakses sistem berkas. Adalah fungsi-fungsi dalam Windows 32-bit Application Programming Interface/API (Win32 API) yang dapat melakukan query dan manipulasi terhadap value-value registry, yang dilakukan dengan cara mengambil nama value secara terpisah dari path key yang merupakan parent key. Setiap value memiliki jenis-jenis datanya masing-masing yang dapat dilihat pada bagian berikut.
[sunting] Daftar anak pohon Registry
Registry Windows terdiri atas beberapa anak pohon berikut, yang disusun secara hierarkis dengan My Computer sebagai root directory-nya:
     HKEY_LOCAL_MACHINE, sering disebut sebagai HKLM, merupakan sebuah tempat penyimpanan untuk konfigurasi sistem yang bersangkutan, yang terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Semua yang terdapat di dalam anak pohon ini diaplikasikan kepada semua pengguna.
     HKEY_CURRENT_USER, sering disebut sebagai HKCU, merupakan sebuah tempat penyimpanan untuk konfigurasi yang dimiliki oleh pengguna yang sedang melakukan logon, yang menyimpan informasi mengenai konfigurasi preferensi pengguna (konfigurasi desktop, warna, dan konfigurasi lainnya yang setiap pengguna dapat melakukan kustomisasi terhadapnya).
     HKEY_USERS, sering disebut sebagai HKU, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi setiap pengguna yang terdaftar di dalam komputer yang bersangkutan. Setiap anak kunci dari anak pohon ini diidentifikasikan dengan menggunakan nomor Security Identifier (SID) yang dimiliki oleh pengguna. Ketika pengguna melakukan logon, SID yang cocok akan dimuat ke dalam anak pohon HKEY_CURRENT_USER.
     HKEY_CLASSES_ROOT, sering disebut sebagai HKCR, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi asosiasi/pemetaan ekstensi sebuah berkas atau objek Object Linking and Embedding (OLE) dengan aplikasi yang dapat menanganinya. Sebagai contoh, berkas berekstensi .txt akan ditangani oleh aplikasi editor teks seperti Notepad dan masih banyak lainnya.
     HKEY_CURRENT_CONFIG, sering disebut sebagai HKCC, merupakan tempat penyimpanan untuk konfigurasi perangkat keras dan sistem operasi yang sedang digunakan saat itu, yang diperoleh pada saat proses booting dilakukan. Informasi yang disimpan di sini bersifat volatil dan tidak disimpan secara permanen ke dalam berkas penampung registry, tapi akan selalu dibuat setiap kali proses booting dilakukan.
     HKEY_DYN_DATA, yang hanya terdapat di dalam Windows 95, Windows 98, dan Windows Millennium Edition, merupakan tempat penyimpanan konfigurasi dinamis untuk semua perangkat keras plug-and-play. Tidak ada padanannya dalam Windows NT, tapi dalam Windows NT 5.x, terdapat sebuah anak pohon HKEY_PERFORMANCE_DATA, yang hanya digunakan untuk mengumpulkan informasi performance counter Windows 2000, mengingat semua konfigurasi perangkat keras disimpan di dalam HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\.
Catatan: HKEY di dalam registry Windows, merupakan singkatan terhadap kata "Handle to Key".
[sunting] HKEY_LOCAL_MACHINE
Menyimpan informasi/data mengenai semua konfigurasi mesin yang bersangkutan. HKLM bukanlah symbolic link ke kunci registry manapun. HKEY_LOCAL_MACHINE memiliki beberapa anak kunci, yakni:
     HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE, berguna untuk menyimpan semua konfigurasi perangkat lunak yang terinstal di dalam komputer yang bersangkutan, dan konfigurasinya yang akan diaplikasikan kepada semua pengguna, baik pengguna yang melakukan logon secara lokal/interaktif maupun yang melakukan logon secara remote (melalui service logon, batch logon, atau terminal services logon).
     HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM, berguna untuk menyimpan semua informasi dan konfigurasi sistem operasi Windows yang sedang berjalan. Di sini terdapat semacam recovery point, yang disebut sebagai LastKnownGood Configuration, yang akan digunakan pada saat sistem mengalami masalah pada saat proses booting. Semua konfigurasi driver dan layanan Windows (Win32 Service dan komponen Windows seperti NTFS dan TCP/IP) disimpan di sini.
     HKEY_LOCAL_MACHINE\SAM, berguna untuk menyimpan basis data akun pengguna yang terinstal di dalam sistem operasi yang bersangkutan. Secara default, SAM tidak dapat diakses, bahkan oleh administrator sekalipun, karena memang access control-nya tidak memungkinkan hal itu dilaksanakan. SAM adalah singkatan dari Security Accounts Manager.
     HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE, berguna untuk menyimpan konfigurasi perangkat keras di dalam sistem yang bersangkutan, seperti halnya konfigurasi sumber daya perangkat keras (interupsi perangkat keras, konfigurasi DMA, dan konfigurasi lainnya).
     HKEY_LOCAL_MACHINE\SECURITY, berguna untuk menyimpan konfigurasi keamanan Windows.
[sunting] HKEY_CURRENT_USER
Menyimpan informasi/data yang diasosiasikan dengan pengguna yang sedang masuk log. HKCU merupakan sebuah symbolic link ke kunci registry HKEY_USERS\<SID dari pengguna yang bersangkutan>. HKCU juga menyimpan informasi mengenai profil pengguna, konfigurasi perangkat lunak, dan preferensi mereka. Terdapat beberapa anak kunci, yakni:
     AppEvents, yang digunakan untuk menyimpan asosiasi antara suara dengan sebuah event. Disarankan untuk menggunakan Control Panel->Sound untuk mengubahnya, dan jangan menyunting secara langsung dari sini.
     Console, yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi jendela Command Prompt (cmd.exe); contoh: lebarnya, tingginya, dan warnanya. Disarankan untuk menggunakan Command Prompt->Properties untuk mengubahnya, dan jangan menyunting langsung dari sini.
     Control Panel, digunakan untuk menyimpan konfigurasi screen saver, skema desktop, warna, keyboard, dan mouse. Selain itu juga dapat menyimpan informasi ketidakmampuan (accessibility) dan regional settings. Disarankan untuk menggunakan Control Panel->Display, Control Panel->Accessibility, dan Control Panel->Language and Regional Options untuk mengubahnya, dan jangan menyuntingnya secara langsung dari sini.
     Environment, mengandung definisi Environment Variable. Disarankan untuk menggunakan Control Panel->System->Advanced->Environment Variables untuk mengubahnya, dan jangan menyunting langsung dari sini.
     Keyboard Layout, menyimpan konfigurasi lay-out konfigurasi keyboard (contoh U.S. English, atau U.K. English, atau U.S. Dvorak, dan lain sebagainya).
     Network, menyimpan konfigurasi dan pemetaan drive yang berada di jaringan.
     Printers, menyimpan konfigurasi koneksi printer.
     Software, digunakan untuk menyimpan preferensi pengguna terhadap sebuah perangkat lunak tertentu.
     UNICODE
     Windows 3.1 Migration Status
[sunting] HKEY_USERS
Anak pohon HKEY_USERS mengandung beberapa anak yakni semua profil pengguna yang terdaftar di dalam sistem yang bersangkutan dan basis data registrasi objek OLE. Selain itu, anak pohon ini juga mengandung HKEY_USERS\.DEFAULT, yang dihubungkan dengan profil milik akun SYSTEM, yang merupakan profil yang digunakan oleh salah satu komponen Windows, WINLOGON.EXE, untuk menyimpan semua konfigurasi seperti halnya HKEY_CURRENT_USER, yakni bagaimana tampilan desktop, bagaimana konfigurasi perangkat keras dan lain-lain. Pengaturan yang diberlakukan terhadap HKU\.DEFAULT ini dapat menjadikan konfigurasi desktop dan lain-lain pada saat proses logon Windows akan berubah dari pengaturan default-nya.
Ketika seorang pengguna masuk log ke sebuah sistem untuk pertama kalinya, sementara akun miliknya tidak berupa roaming profile (yakni, sebuah profil pengguna yang disimpan di dalam tempat tersentralisasi di dalam domain controller), maka Windows akan membuatkan sebuah profil yang baru untuknya, yang dibuat berbasiskan pengaturan yang terdapat di dalam C:\Documents and Settings\Default User.
[sunting] HKEY_CURRENT_CONFIG
Anak pohon HKEY_CURRENT_CONFIG mengandung data konfigurasi untuk profil perangkat keras (hardware profile) yang sedang digunakan oleh Windows. HKCC tidak mengandung data apapun, karena memang anak pohon ini merupakan sebuah symbolic link terhadap HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Hardware Profiles\Current. Dengan demikian, dengan mengubah kunci tersebut atau mengubah HKCC, akan menghasilkan sesuatu yang sama.
Penggunaan profil perangkat keras mengizinkan administrator untuk mengonfigurasikan beberapa variasi dari pengaturan driver perangkat keras yang digunakan pada saat melakukan booting. Meskipun profil yang digunakan dapat berubah dari satu proses booting ke proses booting lainnya, aplikasi dapat merujuk ke anak pohon ini untuk mencari profil mana yang sedang dimuat oleh Windows. Pengaturan profil perangkat keras dapat dilakukan dengan Control Panel->System->Hardware->Hardware Profiles. Jika ada lebih dari satu profil perangkat keras, maka komponen Windows, yakni NTLDR, akan menanyakan kepada pengguna mengenai profil yang harus dimuat pada saat proses booting dilakukan.
[sunting] HKEY_CLASSES_ROOT
Anak pohon HKEY_CLASSES_ROOT mengandung dua jenis data, yakni:
     Data yang mengasosiasikan jenis berkas (dilihat dari ekstensinya atau kelasnya) dengan program yang dapat membukannya. Subkunci jenis berkas di dalam HKEY_CLASSES_ROOT memiliki nama yang sama dengan ekstensi nama berkas, seperti halnya .txt, .exe, dan lain-lain. Asosiasi jenis berkas ini disimpan di dalam registry, tapi disarankan untuk menggunakan Folder Options->File Types jika memang hendak mengubahnya.
     Data konfigurasi untuk objek-objek Object Linking and Embedding (OLE)/Component Object Model (COM).
Isi dari HKCR diambil dari dua sumber, yakni HKLM\SOFTWARE\Classes dan HKCU\SOFTWARE\Classes. Jika sebuah subkey atau entri terdapat di dalam salah satu dari dua lokasi tersebut, maka hal tersebut akan ditampilkan juga di dalam HKCR. Jika ada dua entri yang konflik di antara dua lokasi tersebut, hanya HKCU\SOFTWARE\Classes yang akan ditampilkan di dalam HKCR.
[sunting] HKEY_DYN_DATA
[place holder]
Semua informasi di atas dapat dirangkum ke dalam tabel berikut
Anak pohon    Keterangan
HKEY_CURRENT_USER    Menyimpan informasi/data yang diasosiasikan dengan pengguna yang sedang masuk log.
HKEY_USERS    Menyimpan informasi/data mengenai semua akun pengguna di dalam mesin yang sama
HKEY_CLASSES_ROOT    Menyimpan informasi/data mengenai asosiasi berkas dengan aplikasinya dan registrasi objek Component Object Model (COM).

HKEY_LOCAL_MACHINE    Menyimpan informasi/data mengenai semua konfigurasi mesin yang bersangkutan.
HKEY_PERFORMANCE DATA    Menyimpan informasi mengenai kinerja sistem yang dikumpulkan oleh performance counter Windows NT.
HKEY_CURRENT_CONFIG    Berisi beberapa informasi mengenai profil perangkat keras yang sedang digunakan.
[sunting] Jenis data dalam registry
Sebuah value dapat memiliki jenis-jenis data seperti di bawah ini:
     REG_NONE, yang merupakan sebuah jenis data registry yang tidak didefinisikan sebelumnya. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x00.
     REG_SZ, merupakan jenis data teks (string) dengan panjang yang tetap (fixed-length string). Semua sistem operasi 32-bit Windows (Windows NT dan Windows 9x) mendukung jenis data registry ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x01.
     REG_EXPAND_SZ, merupakan jenis data teks/string yang dapat diekspansi. Windows 9x tidak memiliki jenis data ini. Diperlukan editor registry khusus (regedt32.exe) untuk menangani jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x02.
     REG_BINARY, merupakan jenis data biner, yang dapat berarti macam-macam (bisa berupa teks/string, atau bilangan). Semua sistem operasi 32-bit Windows (Windows NT dan Windows 9x) mendukung jenis data registry ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x03.
     REG_DWORD, merupakan jenis data angka 32-bit. Semua sistem operasi 32-bit Windows (Windows NT dan Windows 9x) mendukung jenis data registry ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x04. Terdapat dua jenis implementasi dari jenis data ini, yakni:
o    REG_DWORD_LITTLE_ENDIAN, yang merupakan jenis data REG_DWORD default dalam Windows NT yang dijalankan di atas prosesor Intel x86/x64. Jenis data ini berukuran 32-bit yang disusun dengan menggunakan format little-endian. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x05.
o    REG_DWORD_BIG_ENDIAN, yang merupakan jenis data REG_DWORD yang berukuran 32-bit yang disusun dengan menggunakan format big-endian. Jenis data ini hanya dapat didukung oleh Windows NT yang dijalankan di atas mesin DEC Alpha, MIPS, atau IBM PowerPC, yang memang menggunakan format bilangan big-endian. Windows NT 5.x yang hanya dapat berjalan di atas sistem x86 tidak menangani jenis data ini (terdapat limitasi pada mikroprosesor), meskipun Windows NT 5.x mendukungnya. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x06.
     REG_MULTI_SZ, merupakan jenis data teks/string yang memiliki banyak baris yang dipisahkan dengan dua buah karakter null (0x00). Windows 9x tidak memiliki jenis data ini.Diperlukan editor registry khusus (regedt32.exe) untuk menangani jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x07.
     REG_LINK, yang merupakan symbolic link ke sebuah objek Windows NT dalam ruang nama/namespace objek Windows NT (yang diatur oleh Object Manager Windows NT). Registry Editor default bawaan Windows (regedit.exe, regedt32.exe, dan utilitas command-line reg.exe) tidak dapat menyunting jenis ini. Jenis data ini digunakan secara internal oleh Windows NT saja, dan tidak digunakan oleh aplikasi. Registry dalam Windows 9x tidak memiliki jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x08.
     REG_RESOURCE_LIST (Windows NT) atau REG_FULL_RESOURCE_DESCRIPTOR, yang merupakan jenis data registry yang hanya digunakan untuk menyimpan konfigurasi perangkat keras dan driver-nya yang terinstalasi di atas sistem operasi Windows NT. Registry dalam Windows 9x tidak memiliki jenis data ini. Jenis data ini adalah kumpulan larik (array) yang digunakan untuk menyimpan daftar sumber daya (interupsi perangkat keras, Direct Memory Access (DMA), I/O range dan memory range) yang digunakan oleh komponen perangkat keras atau driver. Dibutuhkan registry editor khusus (regedt32.exe) untuk menyunting value dengan jenis data ini. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x09.
     REG_QWORD, merupakan jenis data angka yang memiliki panjang 64-bit. Jenis data ini hanya terdapat di dalam sistem prosesor 64-bit saja, semacam DEC Alpha, IA-64, atau x64. Jenis data ini secara internal menggunakan tanda pengenal (identifier) 0x12. Sama seperti halnya REG_DWORD, REG_QWORD juga terdapat dua jenis implementasi, yakni little-endian (REG_QWORD_LITTLE_ENDIAN, dengan identifier 0x13) dan big-endian (REG_QWORD_BIG_ENDIAN, dengan identifier 0x14), meskipun secara default format yang digunakan adalah REG_QWORD_LITTLE_ENDIAN. Diperlukan editor khusus untuk menyunting jenis data ini.
Jenis data registry, dapat dirangkum pada tabel berikut:
Jenis data    Identifier    Keterangan
REG_NONE    0x00    Jenis data belum ditentukan
REG_SZ    0x01    Teks/string berukuran tetap
REG_EXPAND_SZ    0x02    Teks/string yang dapat berubah-ubah.
REG_BINARY    0x03    Jenis data biner (dapat berupa apa saja)
REG_DWORD    0x04    Jenis data bilangan dengan ukuran 32-bit
REG_DWORD_LITTLE_ENDIAN    0x05    Jenis data bilangan dengan ukuran 32-bit, dengan format little-endian. Dalam Windows NT 5.x, sama saja dengan REG_DWORD biasa.
REG_DWORD_BIG_ENDIAN    0x06    Jenis data bilangan dengan ukuran 32-bit, dengan format big-endian.
REG_MULTI_SZ    0x07    Jenis data teks/string dengan banyak baris yang dipisahkan dengan dua karakter null (0x00).
REG_LINK    0x08    Symbolic link dengan menggunakan format Unicode ke sebuah objek dalam Windows NT Object Manager.
REG_RESOURCE_LIST    0x09    Digunakan untuk menampung sumber daya perangkat keras.
REG_FULL_RESOURCE_DESCRIPTOR    0x10    Digunakan untuk menampung sumber daya perangkat keras.
REG_RESOURCE_REQUIREMENTS_LIST    0x11    Digunakan untuk menampung kebutuhan sumber daya perangkat keras.
REG_QWORD    0x12    Jenis data bilangan dengan ukuran 64-bit.
REG_QWORD_LITTLE_ENDIAN    0x13    Jenis data bilangan dengan ukuran 64-bit, dengan menggunakan format little-endian.
REG_QWORD_BIG_ENDIAN    0x14    Jenis data bilangan dengan ukuran 64-bit, dengan menggunakan format big-endian.
[sunting] Menyunting registry
Secara fisik, registry merupakan berkas biner yang tidak dapat disunting secara langsung dengan menggunakan editor teks. Akan tetapi, beberapa program editor bilangan heksadesimal dapat melakukannya, meski sangat rumit untuk dilakukan. Cara lainnya adalah dengan menggunakan alat bantu editor registry Windows. Untungnya, Microsoft menawarkan program editor registry, yang dikenal sebagai regedit. Regedit dapat diakses dengan menjalankan perintah "regedit.exe" atau "regedt32.exe" dari menu Run. Dengan ditampilkan secara struktural, penyuntingan registry pun dapat dilakukan secara jauh lebih mudah daripada menggunakan program editor teks atau editor bilangan heksadesimal.
Berhati-hatilah saat melakukan penyuntingan registry, mengingat kerusakan registry seringnya tidak dapat dikembalikan. Karenanya, lakukan backup (buat salinan) terlebih dahulu sebelum menyunting. Beberapa program optimalisasi/tweaking Windows atau "hacking" Windows seperti TweakUI atau bahkan beberapa applet dalam Control Panel Windows melakukan penyuntingan terhadap registry secara langsung tanpa harus membuka editor registry, sehingga jauh lebih aman. Jadi intinya, lakukan penyuntingan registry jika dan hanya jika mengetahui seluk beluk registry yang hendak disunting.
[sunting] Editor registry bawaan Windows
Dalam Windows 16-bit, terdapat sebuah komponen editor registry, yang disebut sebagai "Registration Info Editor" atau "Registration Editor". Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa registry dalam Windows 16-bit hanya terdapat asosiasi berkas atau objek OLE dengan aplikasinya saja, maka editor registry dalam sistem ini pun hanya dapat menyunting hal tersebut saja.
Windows NT yang dirilis kemudian memperkenalkan banyak konsep baru terhadap registry Windows, seperti halnya mampu menangani beberapa sub-tree, dan juga atribut keamanan dengan access control list. Dalam Windows NT 3.1, terdapat satu editor registry, yang disebut dengan regedt32.exe, yang lebih bagus dan mampu menyunting beberapa jenis tipe data.
Windows 95 juga memperkenalkan editor registry baru, yang dibuat berbasiskan registry editor bawaan Windows NT, tetapi lebih sederhana (tidak ada atribut keamanan, dan tidak ada proteksi read-only). Registry Editor dalam Windows 95/98/ME ini disebut sebagai Regedit.exe saja.
Saat Microsoft merilis Windows NT 4.0, setelah Windows 95, di sistem operasi tersebut terdapat dua editor registry, yakni regedit.exe dan regedt32.exe. Regedit.exe merupakan bawaan Windows 95, sementara regedt32.exe merupakan bawaan Windows NT, yang diperbarui. Ada beberapa perbedaan di antara keduanya, yakni sebagai berikut:
     Regedit.exe, ditampilkan seperti halnya Windows Explorer, dengan root-directory dengan nama My Computer dan akan menampilkan semua sub-tree yang dimuat di bawahnya. Regedit.exe hanya menampilkan satu window saja. Sementara itu, registry dalam regedt32.exe ditampilkan seperti halnya Program Manager, dengan setiap sub-tree ditampilkan dalam setiap window-nya masing-masing, sehingga sebuah window hanya mengandung sub-tree saja.
     Regedit.exe merepresentasikan komponen sebuah value (nama, jenis dan datanya) sebagai tiga kolom yang terpisah dari sebuah tabel. Sementara, regedt32.exe akan merepresentasikan komponen sebuah value sebagai daftar string.
     Regedit.exe mendukung klik-kanan terhadap sebuah entri dalam struktur tampilan pohon untuk mengatur propertinya dan beberapa pengaturan lainnya. Sementara, regedt32.exe mengharuskan semuanya dilakukan dari menu utama aplikasi.
     Karena regedit.exe adalah program bawaan Windows 95, program tersebut tidak dapat menyunting izin akses (karena memang izin akses tidak terdapat dalam Windows 9x dan hanya terdapat di dalam keluarga sistem operasi Windows NT). Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mengakses registry dalam Windows NT secara penuh adalah dengan menggunakan program regedt32.exe.
     Regedit.exe hanya mendukung beberapa jenis data saja (REG_SZ, REG_DWORD/REG_DWORD_LITTLE_ENDIAN, dan REG_BINARY). Sementara itu, Regedt32.exe mendukung banyak jenis data, yakni REG_SZ, REG_DWORD, REG_MULTI_SZ, REG_EXPAND_SZ, dan REG_RESOURCE_LIST. Menyunting jenis data yang tidak didukung dengan Regedit.exe dalam Windows NT 4.0 dan Windows 2000 akan menyebabkan konversi data ke jenis data yang didukung oleh aplikasi tersebut dan tidak dapat dikembalikan ke jenis data sebelumnya.
Hal tersebut terus diberlakukan dalam Windows 2000. Dan, pada Windows XP dan Windows Server 2003, kemampuan kedua program tersebut digabungkan ke dalam satu program saja, regedit.exe. Regedt32.exe juga masih ada, tapi hanya berupa symbolic link saja. Jika menjalankan regedt32.exe dalam kedua sistem operasi tersebut, hal tersebut sama saja dengan menjalankan regedit.exe. Windows Vista pun demikian.
Program editor registry bawaan Windows, baik itu menggunakan regedit.exe maupun regedt32.exe mampu melakukan pengeksporan registry ke dalam sebuah berkas dengan ekstensi .REG atau .KEY. Hasil pengeksporan tersebut sama saja dengan berkas teks untuk konfigurasi biasa, yakni .INI. Path registry lengkap disusun sebagai header, sementara itu, entri registry dan nilainya disusun di bawahnya. Selain tentunya dapat melakukan pengeksporan registry ke dalam sebuah berkas teks, program itu juga dapat melakukan pengimporan.
[sunting] Penyuntingan dengan menggunakan command-line
Selain utilitas grafis seperti Regedit.exe dan Regedt32.exe, Microsoft juga menawarkan utilitas command-line reg.exe yang mulai ditawarkan di dalam Windows 2000 Resource Kit Tools. Windows XP dan Windows Server 2003 telah mengintegrasikan program tersebut secara internal dan diinstalasikan secara default.
Sintaksis yang digunakan adalah sebagai berikut:
reg.exe Operasi [Daftar_Parameter]
Operasi [QUERY|ADD|DELETE|COPY|SAVE|LOAD|UNLOAD|RESTORE|COMPARE|EXPORT|IMPORT]

[sunting] Penyuntingan dengan menggunakan skrip/bahasa pemrograman
Registry juga dapat disunting dengan menggunakan skrip dan bahasa pemrograman yang berjalan untuk sistem operasi Microsoft Windows. Contoh bahasa skrip (scripting language) yang sering digunakan adalah VBScript, Windows Batch File (*.BAT/*.CMD), JScript, serta Perl (dengan menggunakan W32::TieRegistry). Sementara itu, beberapa bahasa pemrograman, seperti halnya Microsoft Visual Basic, dan .NET Framework 2.0 (dalam kelas Microsoft.Win32.Registry) juga dapat langsung mengakses dan menyunting registry, mengingat mereka telah mengintegrasikan beberapa pustaka untuk melakukan hal itu.
Berikut ini adalah beberapa Win32 API yang dapat digunakan untuk mengakses registry Windows dengan bahasa pemrograman yang tidak memiliki pustaka untuk melakukan penyuntingan registry secara langsung:
RegCloseKey RegOpenKey
RegConnectRegistry RegOpenKeyEx
RegCreateKey RegQueryInfoKey
RegCreateKeyEx RegQueryMultipleValues
RegDeleteKey RegQueryValue
RegDeleteValue RegQueryValueEx
RegEnumKey RegReplaceKey
RegEnumKeyEx RegRestoreKey
RegEnumValue RegSaveKey
RegFlushKey RegSetKeySecurity
RegGetKeySecurity RegSetValue
RegLoadKey RegSetValueEx
RegNotifyChangeKeyValue RegUnLoadKey
[sunting] Bahaya dari menyunting registry
Menyunting registry secara manual dapat mengakibatkan sistem operasi tidak stabil, atau bahkan mengalami kerusakan yang tidak dapat dikembalikan lagi. Microsoft pun menganjurkan penyuntingan registry agar hanya dilakukan oleh para profesional atau pengguna yang tahu apa yang sedang dilakukan. Registry yang rusak hanya dapat dikembalikan dengan cara instalasi ulang sistem operasi, atau menimpa berkas fisik registry dengan salinannya (backup) yang masih benar dan baik.
[sunting] Policy file (berkas kebijakan)
Semenjak dirilisnya Windows 95, para Administrator Windows dapat menggunakan sebuah jenis berkas yang dapat digabungkan dengan registry, yang disebut sebagai policy file. Policy file mengizinkan para adminstrator Windows untuk mencegah para pengguna yang bukan administrator (pengguna biasa) dari melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh administrator, seperti halnya mengubah beberapa pengaturan sistem, hingga menyunting registry secara manual. Policy file ini umumnya digunakan di dalam sebuah jaringan dengan banyak komputer di dalamnya, di mana komputer-komputer tersebut harus dilindungi dari tangan-tangan jahil para pengguna, dan juga para pengguna juga harus dilindungi dari pengguna lainnya.
Ekstensi default untuk policy file adalah .POL. Policy file akan menyaring semua pengaturan yang diberlakukan terhadap sebuah pengguna atau beberapa pengguna yang disatukan ke dalam sebuah group. Untuk melakukannya, policy file akan menggabungkan dirinya dengan registry, sehingga mencegah para pengguna untuk mengutak-atiknya dengan mengembalikan pengaturan yang sebelumnya. Selain itu, policy file juga didistribusikan melalui LAN, tapi dapat juga diletakkan secara lokal di dalam sebuah komputer.
[sunting] Editor policy file
Untuk membuat sebuah policy file, Microsoft menyertakan sebuah alat bantu yang disebut sebagai poledit.exe yang diperuntukkan Windows 95 dan Windows 98, atau dengan menggunakan modul manajemen komputer dalam sistem operasi berbasis Windows NT. Modul-modul tersebut tidak dapat diberlakukan di dalam instalasi Windows XP Home Edition, dan hanya berlaku dalam Windows XP Professional saja. Pengaktifan editor tersebut membutuhkan izin yang sama dengan seorang administrator untuk sistem yang hendak diaplikasikan di dalamnya policy file. Editor juga dapat secara langsung mengubah pengaturan registry di yang ada dalam komputer lokal, dan apabila layanan remote registry service dijalankan dalam komputer lainnya, maka hal tersebut juga dapat memungkinkan perubahan registry secara jarak jauh terhadap komputer tersebut. Policy editor akan memuat semua pengaturan yang dapat diubah dari berkas berekstensi .adm, yang mengandung pengaturan yang disediakan oleh shell Windows. Berkas berekstensi .adm sendiri merupakan sebuah berkas plain text (teks biasa), dan mendukung lokalisasi secara mudah dengan mengizinkan semua teks/string untuk disimpan di dalam sebuah tempat yang sama. Dalam sistem operasi Windows yang baru, Policy editor diubah namanya menjadi Group Policies (dapat diakses dengan menggunakan perintah gpedit.msc dari menu Run).
[sunting] Keuntungan dari konsep Registry
Dibandingkan menggunakan banyak berkas konfigurasi .INI seperti yang dilakukan di dalam Windows 16-bit menjadi sebuah tempat tersentralisasi, registry menawarkan beberapa keuntungan, yakni sebagai berikut:
     Registry memisahkan konfigurasi mesin dari konfigurasi pengguna. Ketika seorang pengguna masuk log ke dalam sebuah komputer berbasis Windows NT/2000/XP/Server 2003, pengaturan registry yang dimiliki oleh pengguna yang bersangkutan akan dimuat secara terpisah dari konfigurasi sistem operasi yang utama. Hal ini mengizinkan program-program untuk lebih mudah dikonfigurasi untuk setiap orang pengguna (setiap pengguna berhak memiliki preferensi masing-masing), mengingat mereka hanya bekerja di dalam anak pohon "Current User" saja. Sementara itu, jika dibandingkan dengan konfigurasi yang lama, berkas .INI cenderung untuk menulis konfigurasi dan pengaturan setiap program oleh setiap pengguna di dalam satu tempat saja, yakni berkas INI yang bersangkutan.
     Group Policy mengizinkan administrator Windows untuk mengatur program secara terpusat.
     Karena registry diakses dengan menggunakan API yang khusus, maka registry juga dapat diakses dengan menggunakan skrip, bahasa pemrograman, atau query Windows Management Instrumentation (WMI). Setiap skrip tidak harus dikustomisasi secara unik untuk konfigurasi sebuah aplikasi, yang kadang memiliki format yang berbeda-beda.
     Registry juga dapat diakses sebagai sebuah kesatuan melalui koneksi jaringan komputer dalam rangka melakukan manajemen komputer dari jarak jauh, yakni dengan menggunakan skrip yang berisi API standar untuk mengakses registry.
     Dapat di-backup secara lebih mudah, karena memang hanya terdapat beberapa jenis berkas saja

Post : Dejavu-Nugroho
Selengkapnya...